Dalam suasana hening, umat Katolik Paroki St. Yoseph Naikoten Kupang mengikuti Ibadat Jalan Salib pada Hari Jumat Agung, 18 April 2025, pukul 09.00 WITA, yang dilaksanakan di Taman Doa Maria Immaculata.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa, karena merupakan Jalan Salib Jumat Agung pertama yang digelar setelah renovasi total Taman Doa tersebut, sekaligus bertepatan dengan perayaan Tahun Yubileum 2025.







Taman Doa Maria Immaculata, yang terletak dalam kompleks Paroki St. Yoseph Naikoten, telah mengalami renovasi total dan diberkati oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, pada 31 Desember 2024. Dengan wajah baru yang lebih asri, tertata rapi, dan megah, taman ini kini menjadi tempat yang sangat layak dan sakral untuk merenungkan kisah sengsara dan wafat Tuhan kita Yesus Kristus.





































Ratusan umat memadati Taman Doa sejak pagi hari. Mereka mengikuti setiap perhentian dengan penuh kesungguhan, diiringi doa, lagu-lagu khas Jalan Salib oleh Paduan Suara Misdinar, serta renungan singkat bernuansa puitis yang dibawakan oleh RD Apolianus Dora, didampingi dua orang lektor.
Nuansa hening, alam yang rindang, serta iringan doa, menciptakan kedamaian batin yang mendalam sepanjang perhentian demi perhentian Jalan Salib.
Jalan Salib tahun ini menjadi sangat spesial, Karena dilakukan di taman doa yang telah direnovasi menjadi sebuah tempat yang kini menjadi simbol kebangkitan semangat iman dan devosi umat.
Meskipun tercantum dalam Buku Resmi Panduan Jalan Salib 2025, Perhentian ke XV, Yesus Bangkit, batal dilaksanakan. Setelah Perhentian ke XIV, Jalan Salib ditutup dengan doa dan berkat penutup.
