Ketika Badai Seroja menerjang, Gua Maria di Taman Doa Maria Immaculata tidak luput dari dampaknya.
Atapnya yang telah bertahun-tahun memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada mereka yang berdoa didalamnya, mengalami kerusakan.
Gua Maria bukan sekadar bangunan biasa. Ia adalah titik pusat kehidupan doa banyak orang. Tempat dimana doa-doa dipanjatkan, harapan diletakkan, dan kekuatan didapati.
Bagi sebagian umat, Gua Maria adalah rumah doanya, dan bagi yang lainnya, adalah sumber inspirasi.
Tantangan yang dihadapi adalah kebutuhan dana yang cukup besar untuk memperbaiki kerusakan atap Gua Maria, sekaligus memperbaharui penampilannya secara keseluruhan.
Setelah bertahun-tahun, kerusakan ini perlu segera diperbaiki agar Gua Maria dapat terus berfungsi sebagai tempat doa bagi semua.
Gambar Bangunan Baru, Oktober 2023

Keadaan November 2023





















Keadaan 23 Januari 2024





Senin 26 Februari 2024, Pkl.18.00 wita, diadakan perayaan Ekaristi di Gua Maria Immaculata Paroki Santo Yoseph Naikoten Kupang, mengawali tahap pembongkaran atap gua dan pemasangan atap baru. Malamnya setelah Angelus Pkl.24.00 wita, Patung St. Maria akan dipindahkan ke Stasi XII Taman Doa Maria Immaculata dan keesokan-harinya, 27 Februari atap gua akan dibongkar.








































Keadaan Maret 2024










Keadaan Juni 2024
















Keadaan Juli-Agustus 2024







Pemindahan Patung Maria Dari Stasi XII Ke Gua Maria








